Share this Post

Dari banyaknya istilah dalam kegiatan trading forex, salah satu yang paling sering didengar adalah pip. Lalu apa itu pip dan bagaimana cara yang tepat untuk mengukurnya? Berikut penjelasannya lengkapnya.
Pengertian Pip & Pipettes
Pip (Price Interest Point) adalah satuan ukur terkecil untuk mengukur pergerakan suatu nilai tukar pasangan mata uang. Secara matematis, nilai satu pip merepresentasikan seperseratus dari satu persen (1/100 dari 1%), atau setara dengan pergerakan pada angka desimal keempat (0,0001).
Sebagai contoh, bila harga EUR/USD naik dari 1.2301 ke 1.2302, kenaikan sebanyak 0.0001 itu adalah satu pip. Trader forex menyebut angka desimal terakhir dalam sebuah quote ini sebagai pip.
Pada umumnya, kurs di forex memiliki 4 angka di belakang koma, namun ada juga kurs yang hanya memiliki dua angka di belakang koma, yakni Yen Jepang.
Saat ini, standar sistem harga di hampir seluruh broker menggunakan 5 angka desimal (3 desimal untuk JPY). Namun untuk menghitung 1 pip, kita tetap melihat pergerakan pada angka ke-4 (atau angka ke-2 untuk JPY).
Lalu, apa itu pipettes? Secara sederhananya, jika pip dihitung pada angka desimal keempat, maka angka desimal kelima (atau angka ketiga pada Yen Jepang) disebut dengan pipette.
Definisi pasti dari 1 pipette adalah sepersepuluh (1/10) dari 1 pip. Contoh, harga USD/JPY turun dari 112.807 ke 112.806. Pergerakan penurunan harga sebanyak 0.001 ini adalah 1 pipette.
Cara Mengukur Pip
Setelah mengetahui apa itu pip dan pipette, langkah selanjutnya adalah memahami berapa nilai uang dari setiap pergerakan pip tersebut.
Kabar baik bagi pemula, mayoritas trader menggunakan akun bersaldo Dolar AS (USD). Oleh sebab itu, menghitung nilai pip untuk pasangan mata uang yang berakhiran USD (seperti EUR/USD, GBP/USD, AUD/USD) itu cukup mudah dan nilainya selalu tetap.
Anda tidak perlu pusing membagi atau mengalikan angka desimal. Cukup gunakan patokan ukuran trading (Volume/Lot) standar berikut ini:
- Jika Anda trading 1 lot (100.000 unit), maka nilai 1 pip = $10
- Jika Anda trading 0.1 lot (10.000 unit), maka nilai 1 pip = $1
- Jika Anda trading 0.01 lot (1.000 unit), maka nilai 1 pip = $0.10
Contoh kasus yang mudah:
Katakanlah Anda melakukan Buy EUR/USD dengan volume 0.1 lot pada harga 1.1700. Kemudian, harga bergerak naik ke 1.1720. Ini berarti harga telah naik sebanyak 20 pip.
Karena Anda menggunakan 0.1 lot (di mana 1 pip = $1), maka keuntungan Anda adalah: 20 pip x $1 = $20. Sangat sederhana, kan?
Lalu, bagaimana dengan pasangan mata uang yang tidak berakhiran USD?
Untuk pasangan seperti USD/JPY, USD/CHF, atau EUR/GBP, perhitungannya sedikit berbeda. Nilai pip-nya akan berfluktuasi menyesuaikan harga kurs tukar mata uang yang berada di belakang pada saat itu.
Pertanyaannya sekarang, haruskah Anda melakukan perhitungan manual setiap kali ingin membuka posisi trading? Jawabannya: TIDAK.
Hampir semua platform trading (seperti MetaTrader) dan broker forex di dunia sudah menghitung nilai pip ini secara otomatis secara real-time. Nilai profit atau loss Anda akan langsung tertera di layar. Namun, dengan memahami konsep dasar ini, Anda menjadi tahu persis dari mana asal keuntungan dan risiko kerugian Anda.
Kini, kita sudah tahu apa itu pip dalam trading dan bagaimana caranya menghitung nilai 1 pip dari kurs yang Anda gunakan pada saat trading. Istilah lain yang tak kalah sering disebut di dunia trading adalah lot, pahami pengertian lot dengan klik tombol di bawah ini.
