Share this Post
Dari banyak istilah-istilah dalam aktivitas trading forex, salah satu yang sering terdengar pasti “lot”. Memahami apa itu lot merupakan hal utama yang seharusnya setiap trader pemula lakukan, karena di sinilah letak fondasi awal trading.
Pengertian Lot
Apa itu lot? Lot adalah alat ukur atau satuan yang para trader gunakan untuk menentukan seberapa besar volume transaksi yang ingin diambil dalam satu kali perdagangan. Lot disebut juga unit mata uang.
Tiap satu lot memiliki nilai 100.000 unit mata uang. Trader biasanya menyebut sebagai lot standar. Berdasarkan ukurannya, unit ini beragam ada: mini (10.000 unit), micro (1000 unit), dan nano (100 unit).
Lot berfungsi sebagai kesepakatan ukuran. Ketika Anda membuka posisi, Anda tidak perlu repot menghitung satuan terkecilnya satu per satu. Anda cukup memilih ukuran Lot yang diinginkan. Ini memberikan kejelasan berapa banyak aset yang sedang Anda perdagangkan.
Dampak Lot terhadap Nilai Pip yang Didapatkan
Lot juga erat kaitannya dengan pip. Sebab pip merupakan satuan terkecil yang mengukur pergerakan harga suatu pasangan mata uang, dan ukuran lot yang Anda gunakanlah yang akan menentukan berapa nominal uang dari setiap satu pip tersebut.
Mari ambil contoh sederhana bagaimana lot bisa berdampak pada nilai pip yang didapat. Sebelumnya, asumsikan Anda trading menggunakan lot standar, yakni 100.000 unit. Berikut perhitungan nilai pip yang Anda dapatkan:
Sebagai contoh, jika USD/CHF nilai tukarnya di angka 0.8500, berikut perhitungan nilai pip yang Anda dapatkan untuk 1 lot standar (100.000 unit):
(0.0001 / 0.8500) x 100.000 = $11,76 USD per pip.
Namun, untuk pasangan mata uang di mana USD menjadi quote currency (mata uang kedua di belakang), perhitungannya jauh lebih mudah.
Misalnya EUR/USD dengan nilai tukar di angka 1.0800. Karena USD berada di posisi belakang, nilai kurs saat ini tidak mengubah nilai pip-nya. Nilai 1 pip untuk 1 lot standar akan selalu mutlak bernilai:
0.0001 x 100.000 = $10 USD per pip.
Kesimpulannya, nilai uang dari setiap pip yang Anda dapatkan sangat bergantung pada ukuran lot dan pasangan mata uang (kurs) yang Anda pilih.
Perlu dicatat: Untuk pasangan mata uang di mana USD berada di belakang (seperti EUR/USD), nilai pip-nya akan selalu tetap, tidak peduli seberapa jauh harga bergerak.
Namun, untuk pasangan mata uang di mana USD berada di depan (seperti USD/CHF atau USD/JPY), nilai pip-nya bersifat dinamis dan akan terus berubah menyesuaikan pergerakan nilai tukar pasar saat itu.
Pengertian Leverage dan Gunanya dalam Trading
Selain adanya ukuran lot, para trader pemula juga semakin dipermudah untuk masuk ke pasar forex berkat adanya leverage. Lalu, apa itu leverage? Berikut ilustrasinya.
Katakanlah ada bank yang meminjamkan Anda modal sebesar $100.000 untuk trading. Tapi pihak bank hanya meminta Anda untuk mendepositkan uang sebanyak $1000 sebagai jaminan.
Kurang lebih seperti itulah ilustrasi leverage yang ada di pasar forex. Namun di market forex, bukan bank yang memberikan leverage, melainkan broker.
Jumlah leverage yang disediakan tergantung dari kebijakan broker tersebut. Secara gamblangnya, leverage adalah fasilitas pinjaman dari broker. Setelah mendepositkan jaminan tersebut, barulah Anda bisa trading.
Broker juga akan menginformasikan kepada Anda berapa banyak dana yang dibutuhkan untuk membuka 1 posisi trading.
Contohnya, broker menyediakan leverage sebesar 100:1, Anda ingin buka posisi dengan nilai $100.000. Sedangkan, Anda hanya punya modal sebesar $5000 di dalam akun.
Dalam contoh kondisi tersebut, broker akan mengambil dana dari akun anda sebesar $1.000, dan sisa dana yang dibutuhkan untuk buka posisi sebanyak $99.000 akan dipinjamkan.
Saat untung, dana $.1000 sebelumnya akan dikembalikan beserta keuntungan yang didapatkan. Namun saat Anda loss, kerugian tersebut akan memotong total saldo (equity) di akun Anda.
Uang jaminan (margin) Anda akan dikembalikan ke saldo setelah posisi ditutup, tentunya setelah total saldo dikurangi nilai kerugian.
Cara Menghitung Keuntungan & Kerugian
Agar lebih mudah dipahami, mari langsung masuk ke contoh studi kasus di bawah:
Misalnya, Anda sedang memantau pergerakan harga USD/CAD dengan nilai tukar saat ini di angka 1.2858/1.2860 (Bid/Ask).
Anda memprediksi harga Dolar AS (USD) akan naik, sehingga Anda memutuskan untuk membeli (Buy). Berikut langkah-langkah perhitungannya:
Langkah 1: Membuka Posisi (Open Order)
Karena Anda melakukan order “BELI” (Buy), maka patokan harga yang harus diperhatikan adalah harga ASK, yaitu di angka 1.2860. Anda membuka posisi sebesar 1 lot Standar (100.000 unit) di harga tersebut.
Langkah 2: Menutup Posisi (Close Order)
Sesuai prediksi, beberapa waktu kemudian harga naik menjadi 1.2880/1.2882 (Bid/Ask). Karena Anda sudah merasa cukup profit, Anda kemudian memutuskan untuk menutup transaksi.
Karena di awal Anda melakukan “Beli”, maka untuk menutupnya Anda harus “Menjual” (Sell). Jadi, patokan harga yang digunakan sekarang adalah harga BID, yaitu 1.2880.
Langkah 3: Menghitung Selisih Pip
Selisih antara harga penutupan dan pembukaan adalah: 1.2880 – 1.2860 = 0.0020.
Artinya, Anda berhasil mengamankan keuntungan sebesar 20 pip.
Berapa nilai 20 pip tersebut dalam bentuk uang (Dolar AS)?
Untuk mengetahuinya, Anda bisa gunakan rumus yang sudah dibahas sebelumnya untuk mencari nilai 1 pip pada saat transaksi ditutup:
(0.0001 / 1.2880) x 100.000 = $7,76 per pip.
Karena Anda mendapatkan untung sebanyak 20 pip, maka total keuntungan bersih Anda adalah:
20 pip x $7,76 = $155,20 (155 Dolar dan 20 sen).
Yang perlu diingat-ingat:
- Saat membuka order BELI (Buy), selalu perhatikan harga ASK. Saat menutupnya, perhatikan harga BID.
- Sebaliknya, saat membuka order JUAL (Sell), perhatikan harga BID. Saat menutupnya, perhatikan harga ASK.
Setelah memahami apa itu lot dalam trading dan menguasai perhitungannya, maka Anda sudah selangkah lebih siap untuk terjun ke market. Tapi, sebaiknya jangan terburu-buru menggunakan lot besar sebelum benar-benar memahami arah pergerakan pasar.
Tambah bekal trading Anda dengan mengenali jenis-jenis eksekusi order agar tidak salah langkah. Klik tombol di bawah ini untuk melanjutkan perjalanan belajar Anda:

