Penyebab Utama Margin Call Beserta Ilustrasi Perhitungannya

raniw Professional, Tutorial Forex 0 Comments

Share this Post

Banyak trader pemula yang kena margin call karena kekurangan dana. Pergerakan harga mata uang yang sangat dinamis di pasar forex mampu melibas semua modal dalam sekejap mata.

Maka dari itu tak heran rasanya jika trader profesional menyiapkan dana hingga $100.000 saat trading menggunakan lot standar, atau jika mereka memutuskan untuk trading menggunakan lot mini, mereka akan menyiapkan dana sebesar $10.000 di akun mereka. Alasannya jelas, yakni untuk ketahanan dana.

Penyebab Utama Terjadinya Margin Call: Meremehkan Leverage

Trader profesional sering mengatakan bahwa leverage di trading forex itu seperti pedang bermata dua. Jika Anda tidak hati-hati saat menggunakannya, maka Anda akan gagal.

Sebaiknya sesuaikan jenis akun dengan modal yang Anda miliki saat ini. Jika Anda memiliki modal di atas $10.000, Anda bisa menggunakan akun standar. Jika modal Anda di kisaran $1.000 hingga $10.000, gunakanlah akun mini.

Lalu, bagaimana jika modal Anda di bawah $1.000, misalnya hanya $100 atau $250? Jangan memaksakan diri! Gunakanlah akun mikro atau akun cent. Sayangnya, banyak trader pemula yang memaksakan trading dengan lot besar pakai modal pas-pasan karena mereka belum paham bahayanya leverage dan margin.

Pengertian Leverage dan Margin

Dalam kamus forex, pengertian leverage adalah kemampuan untuk mengontrol uang dalam jumlah yang besar dengan modal yang lebih sedikit dan sisanya dari meminjam dari pihak broker. Contohnya, untuk mengontrol posisi $100.000, broker Anda akan meminjam $1000 dari akun Anda. Leverage Anda (dalam rasio) adalah 100:1.

Sedangkan margin adalah jumlah uang yang didepositkan ke broker yang terpercaya supaya bisa mulai trading. Dari contoh leverage 100:1 di atas, maka margin Anda adalah sebesar $1.000. Margin deposit ini nantinya akan dikumpulkan bersama margin deposit trader lainnya untuk diteruskan ke network interbank.

Di platform trading yang digunakan, Anda akan menemukan istilah margin yang lainnya. Untuk menghindari kebingungan, kami akan membantu Anda untuk memahami apa arti dari masing-masing istilah tersebut.

  1. Margin Required: Jumlah uang yang disyaratkan oleh broker forex untuk membuka posisi trading.
  2. Balance (Saldo): Jumlah uang tunai di akun Anda. Nilainya hanya akan berubah jika Anda melakukan deposit, penarikan (WD), atau setelah Anda menutup posisi trading (profit/loss sudah direalisasikan).
  3. Used Margin (Margin Terpakai): Uang jaminan yang “ditahan” oleh broker agar posisi trading Anda tetap bisa berjalan. Uang jaminan ini akan kembali ke saldo Anda saat posisi trading ditutup.
  4. Free Margin (Margin Bebas): Sisa uang di akun Anda yang belum terpakai. Uang inilah yang bisa Anda gunakan untuk menahan floating loss (kerugian sementara) atau untuk membuka posisi trading baru.
  5. Margin Call (MC): Margin call adalah “alarm peringatan” dari broker saat dana (equity) Anda menipis akibat floating loss. (Catatan: Batas level MC tiap broker berbeda-beda, tapi umumnya terjadi saat nilai equity sudah menyusut hingga sama dengan used margin).
  6. Stop Out: Penutupan posisi secara paksa oleh broker. Jika setelah MC kerugian Anda terus membesar hingga menyentuh batas kritis (misalnya sisa 20%), broker otomatis menutup posisi Anda agar saldo tidak sampai minus.

Ilustrasi Terjadinya Margin Call

Anggap saja Anda memiliki modal trading forex sebanyak $10.000 dan membuka akun mini. Setelah mendepositkan dana trading tersebut ke broker yang Anda percayai, Anda akan mendapati tampilan seperti ini di layar login Anda:

BalanceEquityUsed MarginFree Margin
$10,000.00$10,000.00$0.00$10,000.00

Patokan utamanya ada di free margin (margin bebas). Free margin didapat dari equity dikurangi used margin. Ingat, equity lah yang menentukan kapan Anda akan terkena margin call, bukan balance. Selama nilai equity Anda masih lebih besar dari used margin, Anda aman dari margin call.

Rumusnya: Free Margin = Equity – Used Margin

Katakanlah Anda menggunakan leverage 100:1 dan memutuskan untuk buy EUR/USD sebanyak 1 lot. Maka tabel di atas akan berubah menjadi sebagai berikut:

BalanceEquityUsed MarginFree Margin
$10,000.00$10,000.00$100$9,900.00

Equity masih tetap berada di angka $10.000, namun used margin akan bertambah $100 (seperseratus dari $10.000 adalah $100), dan free margin akan berkurang menjadi $9.900.

Ibaratkan Anda mendapatkan wangsit dari dukun ternama yang mengatakan bahwa harga EUR/USD akan segera naik tak lama dari Anda deposit. Karena percaya penuh dengan dukun tersebut, Anda pun buka 79 lot tambahan dan BUY EUR/USD! Keuntungan yang mungkin didapatkan memang terlihat fantastis, jika dukun tersebut benar.

Setelah membuka total 80 lot, Anda masih memiliki equity yang sama, tapi used margin akan naik menjadi $8.000 (80 lot di harga $100 per lot). Free margin Anda pun akan tersisa sebanyak $2.000 saja.

BalanceEquityUsed MarginFree Margin
$10,000.00$10,000.00$8,000$2,000.00

Namun ternyata dukun Anda tersebut salah memberikan wangsit. Yang dimaksudnya adalah pergerakan harga akan segera naik di GBP/USD, namun di EUR/USD justru akan turun. Terlambat menyadari hal ini, Anda pun terkena margin call saat harga EUR/USD turun sebanyak 25 pip! Bayangkan margin call terjadi hanya karena pergerakan 25 pip saja!

Bingung kenapa bisa 25 pip mengakibatkan margin call di skenario di atas? Begini ilustrasinya:

  • Satu pip di akun mini memiliki nilai $1.
  • Anda membuka 80 lot, jadi pergerakan 1 pip = $80/pip
  • Jika EUR/USD naik 1 pip, maka equity Anda akan bertambah $80
  • Namun jika EUR/USD turun 1 pip, maka equity Anda akan berkurang $80
  • $2000 free margin dibagi dengan $80/pip = 25 pip

Jika Anda BUY EUR/USD di harga $1.2000, maka seperti inilah penampakan akun jika EUR/USD jatuh ke harga $1.1975 atau -25 pips.

BalanceEquityUsed MarginFree Margin
$10,000.00$8,000.00$8,000$0.00

Bisa dilihat bahwa kini free margin Anda sudah habis dan mendapatkan margin call! Setelah margin call, seperti ini tampilan yang ada di akun trading forex:

BalanceEquityUsed MarginFree Margin
$8,000.00$8,000.00$0.00$8,000.00

Cuma dari pergerakan sebanyak 25 pip saja bisa membuat Anda kehilangan uang sebanyak $2000 atau 20% dari total balance akun trading, dan perhitungan ini belum ditambah spread karena untuk kemudahan penggambaran ilustrasi.

  • Katakanlah spread untuk EUR/USD sebanyak 3 pips.
  • Ini artinya, jika menggunakan ilustrasi di atas, pergerakan harga di EUR/USD hanya perlu terjadi sebanyak 22 pips agar Anda terkena margin call!

Hal ini sangat mungkin terjadi di kalangan trader pemula yang belum memahami seperti apa mekanisme leverage dan margin. Sayangnya, hampir semua trader pemula tidak memiliki dana sebanyak itu saat pertama kali trading.

Tentunya jika Anda menggunakan ilustrasi di atas sementara modal yang dimiliki lebih kecil, maka pergerakan harga yang kecil sekalipun bisa mengakibatkan margin call

Agar terhindar dari mimpi buruk margin call seperti ilustrasi di atas, kunci utamanya ada pada pemilihan ukuran lot. Lalu, bagaimana cara menghitung dan menentukan lot yang paling aman untuk modal Anda? Ketahui jawabannya di bawah ini!

Leave a Reply

Your email address will not be published.